Tahun Depan USB Type-C Akan Mulai Menggeser Micro USB

Sebuah laporan dari firma analis pasar ABI (Allied Business Intelligence) menyatakan bahwa total 60 juta smartphone dengan port USB-C akan dilempar ke pasaran hingga akhir tahun ini. Namun...

718 0
718 0

Sebuah laporan dari firma analis pasar ABI (Allied Business Intelligence) menyatakan bahwa total 60 juta smartphone dengan port USB-C akan dilempar ke pasaran hingga akhir tahun ini. Namun justru adopsi besar-besaran baru dimuali tahun depan.

Menurut ABI Research, dikarenakan USB-C mentransfer data, daya, dan audio dengan kemampuan tinggi dalam satu kabel sekaligus, maka produsen smartphone akan beralih mengadopsi USB-C pada perangkatnya mengingat keterbatasan USB 2.0 untuk kebutuhan gadget saat ini. Hingga 2021 diperkirakan jumlah smartphone berbasis USB-C yang dilempar ke pasaran mencapai 830 juta unit, dengan pertumbuhan pertahun mencapai 69,1% dari tahun 2016 hingga seterusnya.

Menurut seorang analis dari ABI Research menyatakan bahwa supplier sparepart gadget sedang dalam proses transisi pada teknologi masa depan ini. Fokus mereka beralih pada perangkat dan berbagai aplikasi USB-C pada berbagai produknya.

USB Type-C kompatibel dan mendukung standar USB 3.1. Berbagai produsen smartphone premium seperti Samsung, Huawei dan HTC sudah merilis produknya yang menggunakan standar tersebut, namun hingga saat ini masih terbatas pada kelas premium saja.

Pihak ABI Research yakin bahwa di masa datang produsen smartphone Android tidak akan lagi mengintegrasikan 3,5mm audio jack dan beralih menggunakan USB Type-C sebagai interface audio. Belum lama ini USB Implementer Forum juga menetapkan spesifikasi standar USB Audio Device Class 3.0 (ADC 3.0) untuk mendukung akselerasi teknologi audio via USB Type-C.

 

In this article

Join the Conversation


Lewat ke baris perkakas