Review PSU Andyson H6 600W 80 PLUS Gold

Andyson adalah salah satu produsen PSU berkualitas yang memiliki reputasi dengan budgetnya yang ekonomis namun tanpa mengorbankan fitur utamanya. Kali ini akan dibahas PSU kelas menengah dari Andyson yaitu...

1359 3
1359 3

Andyson adalah salah satu produsen PSU berkualitas yang memiliki reputasi dengan budgetnya yang ekonomis namun tanpa mengorbankan fitur utamanya. Kali ini akan dibahas PSU kelas menengah dari Andyson yaitu seri H6 yang sudah bersertifikasi 80 PLUS GOLD. Andyson seri H6 sendiri terdiri dari 4 varian berdasarkan suplai daya yaitu 500, 600, 700, dan 800 Watt. Walau masih semi-modular, namun PSU ini sudah dibekali dengan kapasitor berkualitas tinggi Made In Japan dan teknologi baru seperti LLC dan DC to DC.

Tampilan Fisik dan Kemasan

Box-nya berukuran sedang, rata-rata produk PSU. Pada bagian belakang box kemasannya sendiri tertera detail spesifikasi PSU tersebut, bahkan Andyson juga melengkapinya dengan detail kabel dan port seluruh keluarga H6-series.

Paket di dalam kemasan produknya cukup lengkap diantaranya: kabel-kabel yang terbungkus rapi dalam sebuah tas, kabel power, sekantong baut, pengikat kabel, dan buku manual.

Unit PSU Andyson H6 600W sendiri dibalut warna hitam dengan kipas besar berdiameter 135mm. Sistem kabelnya sendiri masih semi-modular dimana kabel motherboard 24 pin dan kabel ATX 12V 4+4 pin masih tersambung secara permanen di unit PSU-nya, sedangkan untuk SATA/ATA dan PCIe sudah modular.

Total terdapat 2 port power PCIe 6+2 yang sanggup mendukung sistem multi-GPU SLI/CrossFire dan 4 buah port SATA/peripheral yang sanggup dipasangkan hingga buah 6 SSD/HDD sekaligus.

Sistem Kabel Andyson H600

  • Kabel Motherboard 24 Pin: 1 (panjang 50 cm permanen)
  • Kabel ATX12V 4+4 Pin: 1 (panjang 60 cm permanen)
  • Kabel PCIe 6+2 pin: 2 (panjang 50+15 cm, modular)
  • Kabel Peripheral/SATA: 2 (panjang 50+15+15 cm, modular, 3 port)
  • Kabel ATA: 1 (panjang 30+15+15 cm, modular, 3 port)

Komponen Jeroan PSU Andyson H6 600W

Pada dasarnya PSU Andyson seri H6 memiliki kesamaan dengan seri N7 yang lebih canggih. Terlihat bahwa trafo utama diletakkan pada area tegangan rendah. Lilitan utama trafo terhubung dengan sepasang mosfet PWM melalui sebuah ikatan terlihat cukup baik pada PCB.

PCB-nya cukup bersih dan memenuhi standar timbal RoHS. Andyson H6 600W menggunakan 6 buah mosfet 12V adapter dengan kapasitas total hingga 600A. Pendinginnya menggunakan heatsink.

Tidak seperti Andyson seri N7, H6 600W dilengkapi dengan 1 relay untuk mengurangi hilangnya energi pada NTC melalui panas. NTC dibatasi hanya bekerja ketika PSU mengalami lonjakan ketika dinyalakan. Di sekitar trafo utama terdapat sebuah bingkai logam yang berguna untuk mendinginkan 6 buah adapter mosfet di bagian bawah dan menekan impuls noise dari daya AC yang bisa memberi efek cukup besar bagi komponen bagian dalam.

Pengujian

Pada pengujian beban listrik, Andyson H6 600 terlihat sangat stabil dan osilasi tegangannya bisa dibilang hampir tidak ada. Pada 12V hanya terjadi fluktuasi sebesar plus minus 0,2V pada berbagai tingkatan beban daya. Pada jalur tegangan lain hanya terjadi fluktuasi sekitar 0,1V sehingga efisiensinya sudah melampaui 90% untuk memenuhi standar 80 PLUS GOLD sebagaimana yang diklaim oleh Andyson pada kemasannya.


Tabel Beban DC Output Andyson H6 600W


Tabel Beban AC Input Andyson H6 600W

Efisiensi tertinggi diperoleh pada tingakt beban 80% atau sekitar 480 Watt, yang mencapai 90,7% dan memenuhi Standar 80 PLUS GOLD.

Riak dan noise tegangan pada PSU Andyson H6 600 terlihat sangat kecil, hanya sekitar 80 mV pada 12V. Sedangkan pada jalur tegangan lain kurang dari 30 mV. Hasil tersebut bisa saja lebih baik lagi jika dilengkapi rangkaian kapasitor filter sebagaimana PSU Andyson N7 atau Seasonic EVO M12II, namun hal tersebutlah yang membedakan antara kelas Andyson H6 dengan N7. Kapasitor IOC-nya dilengkapi sistem penekan noise yang berisi jack modular.


Riak AC Beban 10%


Riak AC Beban 20%


Riak AC Beban 50%


Riak AC Beban 80%


Riak AC Beban 100%

Pada kondisi suhu ruang pengujian 30 °C. Temperatur keluaran operasional Andyson H6 600W hanya mencapai 42,3 °C yang tergolong dingin. Pendinginnya menggunakan kipas 135mm PowerYear PY-13525M12S yang mampu mencapai putaran maksimum hingga 1800 RPM, namun pada Andyson H6 600W kecepatan putarannya hanya disetel maksimum 1230 RPM. Pembatasan ini ditujukan untuk menekan tingkat kebisingan dan efisiensi daya.

Kesimpulan

Andyson H6 600W memiliki komponen berkualitas tinggi untuk segmen tersebut, dengan kapasitor dan komponen internal buatan Jepang. Tingkat kebisingannya juga rendah namun temperatur outputnya cukup dingin karena menggunakan kipas besar dengan kecepatan putar rendah. Noise dan riaknya juga minim sehingga suplai dayanya stabil. Ratingnya mencapai 80 PLUS GOLD sehingga bagus untuk sistem dengan spesifikasi tinggi. Namun sayangnya masih menggunakan desain kabel semi-modular.

PSU Andyson H6 600W sudah tersedia di pasaran Indonesia dengan banderol harga sekitar 1 jutaan rupiah, harga standar untuk PSU berdaya 600W 80 PLUS GOLD.

Sumber (bahasa Vietnam)

In this article

Join the Conversation

3 comments

  1. Review Andyson N700, PSU Titanium 700 Watt Dengan Budget Ekonomis - Informasi Hardware, Gadget , TIps dan Trik Balas

    […] semi modular dengan Andyson H6 600, namun sayangnya unit ini justru kalah modular dibanding Andyson H6 600 yang sudah kami review sebelumnya. Dimana kabel permanen H6 600 hanya untuk Motherboard dan ATX12V, sedangkan selebihnya […]

  2. Review Andyson Platinum R 1200W, PSU TERMURAH Di Kelas 1000+ Watt Dengan Grade 80 PLUS Platinum - Informasi Hardware, Gadget , TIps dan Trik Balas

    […] kemarin kita review PSU Andyson H6 600 GOLD dan Andyson N700 TITANIUM, kali ini kita akan membahas PSU segmen 80 PLUS PLATINUM di kelas 1000+ […]

  3. Review PSU Andyson M5+ 550W - Informasi Hardware, Gadget , TIps dan Trik Balas

    […] PSU grade Bronze, Andyson sendiri merilis berbagai level grade produknya mulai dari Gold, Platinum, dan Titanium yang sudah kami bahas […]


Lewat ke baris perkakas