Membangun PC Gaming 1080p60 10 Jutaan Berbasis NVIDIA GTX 1050 (Bagian 2)

Artikel ini merupakan bagian kedua dari seri artikel membangun PC Gaming 1080p60 10 Jutaan Berbasis NVIDIA GTX 1050. Pada bagian pertama lalu ditekankan pada sparepart yang terkait kotak...

425 1
425 1

Artikel ini merupakan bagian kedua dari seri artikel membangun PC Gaming 1080p60 10 Jutaan Berbasis NVIDIA GTX 1050. Pada bagian pertama lalu ditekankan pada sparepart yang terkait kotak CPU PC. Bagian kedua akan membahas bagian sparepart selain CPU seperti monitor, keyboard, mouse, dan lain sebagainya.

Monitor

Saat ini kebutuhan minimum yang ideal untuk PC gaming dan desain grafis adalah monitor LED beresolusi 1920×1080 atau 1080p FHD untuk gambar yang lebih tajam dan halus, apalagi kartu VGA-nya sudah sangat mendukung gaming 1080p. Monitor yang kami pilih adalah BenQ GW2270H berukuran 21,5″ 1080p. Monitor ini dilengkapi fitur flicker-free untuk meminimalisir kelelahan mata ketika berada di depan komputer dalam waktu lama. Monitor LED BenQ GW2270H bisa didapatkan di pasaran dengan harga sekitar 1,5 jutaan rupiah. Informasi terkait monitor BenQ bisa menghubungi distributor resmi Indonesia.

Keyboard Mouse dan Peripheral Lainnya

Keyboard dan Mouse kabel Logitech Multimedia MK200 USB seharga 200-ribuan sudah sangat mumpuni untuk kebutuhan game dan desain grafis. Namun jika ingin pengalaman gaming dengan mouse berpresisi yang lebih tinggi bisa mendapatkan mouse gaming G300s seharga 250-ribuan dengan tingkat presisi hingga 2500 DPI.

Speakernya cukup menggunakan Logitech Z120, Sonic Gear Quattro 2 atau Genius SP-HF160 2.0 stereo dengan harga di bawah 150 ribuan. Jika ingin pengalaman audio yang lebih bisa mendapatkan set speaker 2.1 atau bahkan 5.1 namun anda perlu merogoh kocek jauh lebih dalam lagi. Anda juga bisa menambahkan headphone atau headset full ear untuk mendapatkan pengalaman audio yang lebih privat.

Stabilizer atau UPS adalah komponen tambahan opsional yang sangat berguna pada kondisi kelistrikan yang kurang bagus atau untuk lebih melindungi suplai daya PC anda. Jika budget anda mepet maka cukup gunakan stabilizer 500 VA yang harganya tidak sampai 200 ribu rupiah. Namun jika ingin mendapatkan perlindungan ekstra dari mati listri mendadak maka bisa gunakan UPS berdaya 650 VA yang baterainya sanggup menyuplai daya hingga 30 menit dan sangat cukup menyimpan game atau pekerjaan anda serta mematikan komputer anda dengan benar. PSU yang kami sarankan adalah PROLINK PRO 700SFC yang di distributornya dibanderol seharga sekitar 550 ribuan rupiah.

Kesimpulan

Total kisaran harga kotak CPU bagi yang sudah memiliki monitor dan hanya ingin upgrade saja berkisar 8 juta rupiah, namun jika ingin membeli sistemnya mulai dari nol termasuk monitor maka akan berkisar 10 juta rupiah sebagaimana judul artikel ini. Jika ingin menambah Stabilizer atau PSU untuk menjamin suplai daya yang aman dan stabil bagi PC, maka akan sedikit menembus batas 10 juta rupiah, walau hanya beberapa ratus ribu rupiah.

Sistem ini sendiri sudah sangat cukup bagi game-game AAA terkini dengan resolusi 1080p semisal Battlefield 1, COD, Watch Dogs, dsb. Apalagi game-game e-sport seperti DoTA 2, Overwatch, League of Legends, dan sejenisnya tentu sudah lebih dari cukup. Bagi desainer grafis sendiri pun sistem ini sudah sangat pas karena sudah mendukung NVIDIA CUDA khususnya aplikasi-aplikasi yang mendukung akselerator GPU.

Rincian spesifikasi PC ini masih belum termasuk sistem operasi dan software-software lainnya. Jika ingin menggunakan Windows, maka sangat disarankan untuk menginstal Windows 10 64-bit Home untuk mengutilisasi kemampuan hardwarenya. Windows 10 Home 64-bit versi OEM umumnya di pasaran dibanderol sekitar 1,6 juta rupiah, lebih murah dibanding versi FPP yang mencapai 2 jutaan lebih.

 

In this article

Join the Conversation

1 comment

  1. Membangun PC Gaming 1080p60 10 Jutaan Berbasis NVIDIA GTX 1050 (Bagian 1) - Informasi Hardware, Gadget , TIps dan Trik Balas

    […] Artikel pertama ini menekankan pada pembahasan seputar jeroan unti kotak CPU. Untuk monitor dan peripheral lainnya akan dibahas pada artikel seri berikutnya. […]


Lewat ke baris perkakas