Review Performa EVGA GTX 1050 SSC vs Sapphire NITRO OC RX 460 Pada Game AAA

Tidak semua gamer atau pengguna PC grafis memiliki budget melimpah untuk membangun PC dengan kemampuan grafis mumpuni, namun VGA onboard tidak mencukupi kebutuhan mereka. Di sinilah segmen kartu...

1186 1
1186 1

Tidak semua gamer atau pengguna PC grafis memiliki budget melimpah untuk membangun PC dengan kemampuan grafis mumpuni, namun VGA onboard tidak mencukupi kebutuhan mereka. Di sinilah segmen kartu VGA entry level mengisi. Saat ini ada dua kartu VGA di kelas entry level dari kedua kubu utama indsutri GPU, yaitu AMD RX 460 dan NVIDIA GTX 1050.

Pada artikel review kali ini akan diuji dua kartu VGA entry-level dari dua kubu berbeda yang saling bersaing untuk menjadi siapa yang unggul di segmen tersebut. Game yang dipilih sebagai alat uji benchmark dipilih dari game kelas AAA, karena game tersebut populer dan menjadi parameter industri game dari segi kualitas grafis. Sedangkan game-game Free-to-Play dan E-Sport memiliki grafis 3D yang cenderung ringan. Kartu VGA tersebut akan diuji pada platform API berbeda, meliputi DX11, DX12, OpenGL, dan Vulkan.

Kartu VGA pertama berbasis chip GPU NVIDIA GP107, yaitu EVGA GTX 1050 SSC dengan 640 core CUDA dengan frekuensi standar 1430 MHz dan boost hingga 1544 MHz yang dipasangkan dengan memori GDDR5 2GB pada frekuensi 7010 MHz dengan bus 128-bit. EVGA melengkapinya dengan sistem pendingin kipas kembar ACX 3.0. Kartu ini mendapat suplai daya sepenuhnya dari slot PCIe tanpa dilengkapi konektor power tambahan apapun.

Berikutnya adalah kartu VGA berbasis chip GPU AMD Polaris 11 dengan 896 core SP GCN 4.0, yaitu Sapphire NITRO OC RX 460 dengan frekuensi bosst hingga 1250 MHz. Sapphire melengkapinya dengan memori GDDR5 4GB pada 7000 MHz dengan 128-bit bus memori. GPU AMD RX 460 ini bisa diunlock hingga jumlah core SP-nya mencapai 1024 unit, namun pengujian kali ini tidak menggunakan versi unlock.

Pada pengujian yang dilakukan oleh wccftech, platform sistem PC yang digunakan adalah Intel X99 Broadwell-E. Untuk DX11 dan OpenGL, digunakan software FRAPS untuk menghitung performa frame rate yang mampu dijalankan. Untuk DX12 menggunakan software OCAT dan ketika seluruhnya berjalan sebanyak tiga kali untuk mengambil data rata-rata FPS, data 1% low dan 0,1% low juga diambil dan diplot. Data 1% low dan 0,1% low lebih pas digunakan dibanding data minimum absolut karena minumum absolut menunjukkan frame outlier dan tidak tampak pada tampilan game ketika sedang dijalankan. Wccftech menggunakan tool softwaretersting DX12 yang diprogram oleh CustomPCReview yang menghasilkan akurasi sebagaimana pada data DX11.

Test Bench:

  • CPU: Intel Core i7 6800k (4.1GHz)
  • Memori RAM: 32GB CORSAIR Vengeance LPX DDR4 2666MHz
  • Motherboard: ASUS X99A-II
  • SSD: Crucial MX100 512GB SSD
  • Hard Disk: Seagate 2TB SSHD
  • PSU: Cooler Master V1200 Platinum
  • Driver: GeForce 376.19 dan Radeon 16.12.1

3DMark Firestrike

Pengujian 3DMark Firestrike versi performance digunakan untuk mendapatkan data perbandingan performa dasar pada seluruh kartu VGA. Pengujian ini hanya mengukur Graphics Performance, bukan skor seluruhnya.

Pada pengujian 3DMark Firestrike tampak bahwa EVGA GTX 1050 SSC unggul sekitar 16% dibanding Sapphire NITRO OC RX 460.

Battlefield 1

Pengujian game AAA pertama adalah Battlefield 1 menggunakan misi “Over The Hill” pada resolusi 1080p menggunakan setelan Medium preset pada DX11 dan DX12.

Pada pengujian Battlefiled 1 versi DX11 tampak keunggulan NVIDIA GTX 1050, karena arsitektur CUDA generasi Pascal sendiri masih sangat powerfull pada DX11. Sedangkan pada versi DX12 tampak AMD RX 460 menyusul NVIDIA GTX 1050 karena memang AMD menekankan pengembangan arsitektur GCN 4.0 Polaris untuk optimasi DX12.

DOOM

Pengujian game DOOM menggunakan level “The Foundry” dimana pemain masuk ke dalam ruangan yang besar berisi lava meleleh. Pengujian ini dilakukan pada setelan Medium preset yang berjalan pada OpenGL dan Vulkan.

Pada pengujian OpenGL, AMD RX 460 bukan apa-apa dibanding NVIDIA GTX 1050. Teknologi GCN 4.0 tidak berkutik melawan Pascal. Namun kondisi tersebut justru berbalik pada pengujian berbasis API Vulkan, potensi kekuatan teknologi Polaris GCN 4.0 yang sesungguhnya muncul di situ karena AMD memang merancang GCN 4.0 untuk API masa depan seperti DX12 dan Vulkan.

Gears of War 4

Pengujian GoW4 menggunakan tools benchmark built in pada resolusi 1080p dengan setelan Medium preset.

Hasil pengujian Gears of War tampak bahwa NVIDIA GTX 1050 lebih unggul dibanding AMD RX 460, hasil yang cukup wajar dengan selisih tidak begitu jauh. NVIDIA GTX 1050 sendiri mampu menembus 60 FPS.

Titanfall 2

Pengujian Titanfall 2 dilakukan menggunakan misi single player “Blood and Rust” pada 60 detik pertama dan dijalankan pada konfigurasi grafik campuran antara High dan Very High.

Pada hasil pengujian tampak bahwa NVIDIA GTX 1050 bisa dikatakan imbang dengan AMD RX 460 dan sama-sama menembus 60 FPS.

Watch Dogs 2

Watch Dogs 2 diuji pada level “San Francisco Fog” menggunakan setelan grafik Medium.

Pada hasil pengujian game Watch Dogs 2 terlihat bahwa NVIDIA GTX 1050 cukup jauh mengungguli AMD RX 460. Bisa dikatakan bahwa NVIDIA GTX 1050 berada di kelas 60 FPS walau masih sedikit kurang.

Kesimpulan

Dari seluruh hasil pengujian di atas tampak bahwa perbedaan antara EVGA GTX 1050 SSC dengan Sapphire NITRO OC RX 460 tidak begitu signifikan ketika berjalan pada masing-masing API yang optimal. Namun NVIDIA GTX 1050 cenderung menghasilkan FPS lebih baik dibanding AMD RX 460, namun RX 460 sanggup memberikan performa yang bagus pada 1% low dan 0,1% low. EVGA GTX 1050 SSC sendiri membuktikan diri sebagai kartu VGA Gaming kelas 1080p60 walau bersetting Medium, namun sudah bisa dikatakan mumpuni menghandle game-game AAA terkini.

Namun sayangnya baik NVIDIA GTX 1050 dan AMD RX 460 harganya tidak terpaut jauh dengan NVIDIA GTX 1050 Ti dan AMD RX 470 dengan peningkatan performa yang cukup signifikan. Bagaimanapun juga bagi gamer atau pengguna PC yang budgetnya sangat mepet, EVGA GTX 1050 SSC bisa menjadi pilihan tepat untuk memperoleh pengalaman gaming AAA 1080p dengan 60 FPS.

Produk kartu VGA merk EVGA sudah tersedia di pasaran Indonesia. Informasi mengenai produk VGA berbasis GPU NVIDIA khususnya entry-level GTX 1050 dapat diperoleh melalui distributor resmi EVGA dan AFOX.

Sumber

In this article

Join the Conversation

1 comment

  1. Membangun PC Gaming 1080p60 10 Jutaan Berbasis NVIDIA GTX 1050 (Bagian 1) - Informasi Hardware, Gadget , TIps dan Trik Balas

    […] Kartu VGA kelas entry-level paling mumpuni saat ini yaitu NVIDIA GTX 1050. VGA ini berbasis GPU GP107 Pascal dengan 640 CUDA core yang dilengkapi memori 2GB GDDR5 dengan bus memori 128-bit. Konsumsi daya maksimumnya hanya 75 Watt sehingga tidak membutuhkan suplai daya tambahan, cukup dari slot PCIe. NVIDIA GTX 1050 sendiri sangat mumpuni untuk menghandle game-game terkini pada resolusi 1080p hingg…. […]


Lewat ke baris perkakas